Kebahagiaan Sejati
Mawlana Syaikh Muhammad Adil ar-Rabbani q
Lefke Cyprus - 15 Januari 2018
Mawlana Syaikh Muhammad Adil ar-Rabbani q
Lefke Cyprus - 15 Januari 2018
Bismillahir Rahmanir Rahim. Nabi (saw) menjelaskan tentang kebahagiaan dalam kehidupan. Hal ini diriwayatkan dalam sebuah hadist bahwa kebahagiaan adalah ketika kalian tidak kekurangan makanan setiap hari. Kalian dapat makan setiap hari saja hal itu sudah merupakan kebahagiaan yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kalian.
Kebahagiaan kedua adalah ketika badan kalian sehat sehingga kalian dapat beraktifitas sehari-hari untuk bekerja dan melakukan berbagai kegiatan. Jika badan kalian sehat dan kuat maka kalian dapat bangun untuk bekerja. Orang yang sedang menderita sakit mengetahui bahwa kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga. Uang tidak dapat membeli kesehatan.
Banyak orang yang berusaha sembuh dari penyakitnya dengan pergi ke berbagai rumah sakit mahal dan keberbagai dokter mahal dengan membeli berbagai macam obat-obatan yang mahal tetapi mereka tetap tidak dapat sembuh dari penyakitnya, meskipun banyak uang yang sudah mereka keluarkan.
Kebahagiaan ketiga adalah ketika kalian merasa aman dan tidak dalam ketakutan, baik akibat perang besar yang melanda negerinya atau akibat bencana alam, sehingga banyak orang harus mengungsi karena ketakutan sesuatu akan menimpa mereka. Mereka takut mati akibat perang atau akibat bencana alam dan berbagai kejahatan.
Ketika kehidupan mereka aman, tentram dan tidak merasa ketakutan, maka hal ini juga merupakan kebahagiaan sejati. Kebahagiaan sebenarnya adalah dari ketiga hal ini, pertama kalian dapat makan setiap hari, kedua tubuh kalian sehat dan ketiga kalian tidak merasa ketakutan akibat peperangan atau bencana.
Hari ini banyak orang merasa tidak bahagia dalam hidupnya, padahal mereka dapat makan setiap hari, badan mereka sehat dan tidak ketakutan akan peperangan. Zaman ini orang baru merasa bahagia jika mereka bisa membeli mobil baru, memiliki banyak uang. Oleh karena itu mereka tidak pernah bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla ketika mereka dapat makan setiap hari. Mereka tidak bersyukur tubuhnya sehat dan mereka tidak bersyukur negaranya aman dari peperangan.
Kebahagiaan kehidupan di dunia yang dikatakan Nabi (saw) adalah sederhana, yaitu ketika kalian bisa makan setiap hari, badan kalian sehat dan tidak merasa takut, inilah kebahagiaan yang sebenarnya sehingga kalian harus mensyukuri nikmat yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kalian. Semoga Allah (swt) memberikan kepada kita sifat untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada kita setiap hari.
Wa min Allah at Tawfiq, al-Fatihah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar