Dapat Dipercaya Sunnah Yang Paling Penting
As-Sayyid Sultanul Awliya Mawlana Syekh Muhammad ‘Adil ar-Rabbani Hazretleri ق
29 Desember 2018/22 Rabī ‘ul-Ākhir 1440, Shaykh Nāẓim Dergah, Lefke, Siprus
As-Sayyid Sultanul Awliya Mawlana Syekh Muhammad ‘Adil ar-Rabbani Hazretleri ق
29 Desember 2018/22 Rabī ‘ul-Ākhir 1440, Shaykh Nāẓim Dergah, Lefke, Siprus
As-salāmu ‘alaykum wa raḥmatullāhi wa barakātuh. A‘ūdhu billāhi minash-shayṭāni r-rajīm. Bismillāhi r-Raḥmāni r-Raḥīm. Aṣ-ṣalātu wa s-salāmu ‘alá Rasūlinā Muḥammadin Sayyidi l-awwalīna wa l-ākhirīn. Madad yā RasūlAllāh, madad yā Sādāti Aṣḥābi Rasūlillāh, madad yā Mashāyikhinā, dastūr yā Shaykh Abdullāh al-Fāiz ad-Dāghistāni, Shaykh Muḥammad Nāẓim al-Ḥaqqanī Madad. Ṭarīqatunā aṣ-ṣuḥbah wa l-khayru fi l-jam‘iyyah.
Salah satu sifat Nabi (saw) antara lain adalah dapat dipercaya. Yang kami maksud dengan dapat dipercaya adalah dia tidak pernah mengkhianati siapa pun dan selalu berbicara benar. Dia mengatakan apa yang benar. Sifat Nabi (saw) sudah dimilikinya sebelum turun wahyu untuk menjadi Nabi datang kepadanya.
Nabi (saw) dikenal sebagai Muḥammadu al-Amin di antara orang-orang Mekah. Tidak ada yang diberi nama seperti itu sebelumnya inilah hikmah kebijaksanaan Allah. Nama yang diberikan kepada Nabi (saw) adalah nama yang sangat terhormat dan sanfat indah. Seseorang yang bisa dipercaya.
Zaman itu orang tidak dapat dengan mudah menemukan orang yang bisa dipercaya untuk menitipkan barang-barang dan uang mereka. Nabi (saw) dikenal sebagai Muḥammadu al-Amin, semua orang ketika pergi keluar kota akan menitipkan segalanya kepada Nabi (saw). Ketika mereka kembali dari bepergian setelah beberapa waktu, mereka memintanya barangnya kembali dan membawa serta barangnya.
Bahkan selama masa hijrah kepercayaan untuk menitipkan barang dan hatta berharga tetap dipercayakan bersama Nabi sae. Ketika hijrah Nabi saw mengatakan pada Sayyidunā ‘Alī (ra) untuk mengembalikan barang-barang yang dititipkan kepadanya kepada pemiliknya. Inilah sifat Nabi (saw) yang begitu indah.
Hari ini banyak orang mengikuti sunnah Nabi tetapi banyak dari mereka tidak bisa mengikuti sifat Nabi (saw), yang daoat dipercaya. Kebanyakan orang tidak bisa dipercaya. Mereka tidak menjaga kepercayaan. Mereka mengkhianati kepercayaan orang sehingga membawa kerugian bagi orang-orang yang menitipkan barangnya ke mereka.
Dapat dipercaya adalah sifat terpenting Nabi (saw) kita. Hari ini banyak orang yang penampilannya bagai ulama yang baik dan memakai pakaian sunah sesuai dengan Islam, tetapi ketika ia tidak dapat dipercaya, maka dia tidak akan berhasil. Bahkan ia menjadi orang yang jauh lebih buruk dari orang biasa yang tidak memakai atribut Ulama. Karena dengan demikian pakaian ulama yang dia pakai tujuannya hanya untuk menipu orang dan mengkhianati kepercayaan orang.
Mereka mempercayai anda karena penampilan mu seperti ulama yang baik dan dapat dipercaya. Mereka berpikir Anda melakukan sunnah Nabi kita dan dapat dipercaya. Mereka pikir Anda sama baik dalam penampilan luar dan penampilan dalam sifat yang dapat dipercaya. Kalau kalian tidak memakai pakaian ulama, seseorang akan mempertimbangkan matang-matang untuk menitipkan barang berharganya dan memberikan sesuatu kepada dirimu tanpa melakukan penelitian siapa dirimu sebenarnya.Tetapi ketika dia melihat Anda tidak dapat dipetcaya dan menipu mereka maka mereka kesal.
Sayangnya, sebagian besar penipu ini mereka melakukannya dan menyadari tindakan mereka salah dan merugikan orang, dan beberapa orang bahkan tidak dapat menghilangkan sifat buruk ini. Mereka dikalahkan oleh ego mereka. Bahkan jika mereka pergi ḥaji 70 kali, mereka tetap penipu dan dapat melakukan hal yang sama berkali-kali. Mereka tidak dapat memperbaiki ego mereka. Yang penting di sini adalah mengoreksi ego dan menjaga kepercayaan orang.
Apapun yang Anda lakukan, apakah Anda tukang sepatu atau petani, dokter atau ulama atau guru, Anda harus melakukannya sebaik mungkin. Hanya dengan begitu Anda menjaga kepercayaan semua orang. Kepercayaan memiliki ribuan jenis. Salah satu tipe adalah hal-hal yang kami katakan.
Dalam segala macam pekerjaan yang dilakukan seseorang, ia tidak boleh memotong jam kerjanya hanya setengah dari seharusnya. Mereka mengatakan sudah cukup kerja saya hari ini dan minta dibayar. Dia bekerja hanya setengah dari waktu pekerjaannya. Dia harus tinggal di sana sampai tiba waktunya pulang dan tetap bekerja. Dia harus melakukan pekerjaannya karena hal ini juga kepercayaan.
Anda tidak boleh duduk di sana secara gratis tanpa bekerja. Anda tidak boleh duduk tanpa melakukan sesuatu yang diperintahkan kepadamu. Anda dibayar untuk melayani. Jadi, Anda harus mengikuti waktu peraturan pembayaran itu. Layanan apa pun yang Anda lakukan di sana, Anda harus melakukannya sepenuhnya. Itu penting.
Pada akhir zaman dimasa sekarang ini tidak ada orang yang dapat menjaga kepercayaan, sangat sedikit orang yang dapat dipercaya. Ada banyak pengkhianat dimana-mana. Semoga Allah melindungi kita. Kita seharusnya tidak melihat kesalahan orang. Setiap orang harus melihat dirinya sendiri apakah kita sudah melakukan pekerjaan dengan benar sesuai waktunya. Semoga kita dapat menjaga kepercayaan, insyaAllah.
Wa min Allah at-Tawfiq al-Fatihah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar